Aku berusaha mencari tahu penyebabnya dengan bertanya pada mang Narko. Bokepindo “Dasar cowok kota bisanya cuma ngejual tampang sama ngehambur-hamburin duit orang tua saja!“ ocehnya pada suatu sore setelah mengusir seorang cowok teman sekelasku yg mencariku.“Kang..kang! Ia tahu apa yg sedang kurasakan saat ini.Sesudahnya aku hanya bisa merintih dan menikmati ulah lidahmang Narko yg tengah menari-nari dengan lincah di bagian kewanitaanku. Entah ada apa. “Iya iya” jawab mang Narko lalu memutar tubuhnya membelakangi kami. Tangan kanannya mengangkat paha kananku dan menopangnya agar tak jatuh.“Gini toh, nduk?” tanya mang Narko pada istrinya. Beberapa detik kemudian aku tersentak kaget ketika kurasakan sentuhan sebuah benda basah menyapu secara vertical selangkanganku dari bagian bawah ke bagian atas.“Oughhhhh!” rintihku mengelinjang oleh rasa geli bercampur dengan nikmat yg langsung menyengat selangkanganku saat itu.Kepalaku terangkat dan mataku yg tadinya




















