Dalam satu tarikan celana dalamku yang berwarna pink langsung tergeletak di lantai.Kini vaginaku dengan bulu halus terpampang jelas. Bokepindo Sengaja aku tak bilang sama kedua orang tua perihal harus melepas hijabku.Aku punya akal dengan selalu membawa baju ganti dari rumah. Aku hanya dapat memejamkan mata karena tenagaku sudah habis setelahmulutku disumpal habis oelh tangan Viko yang membuatku sulit bernafas.“Woooww…ternyata masih perawab son…” celetuk Soni.Tak terasa airmata jatuh berlinang mendengar ucapannya Soni tersebut. Aku memang belum banyak akrab dengan teman-temanku yang lainnya karena memang baru sebulan aku bekerja. Vaginaku disodok dengan ganasnya dari belakang oleh Viko, pria yang mempunyai ukuran penis paling besar. Aku memang belum banyak akrab dengan teman-temanku yang lainnya karena memang baru sebulan aku bekerja. Kini aku hanya bisa menangis sejadi-jadinya karena telah masuk dalam perangkap 3 orang brengsek itu.Aku




















