Aku lalu memandang bang Roji,sepertinya ia pura pura tidur. Bokepindo Sampai saat ini aku masih melaksanakan kewajibanku sebagi istri kepada suamiku. Apalagi penghuninya jarang keluar rumah dan tampaknya rumah itu jarang di tempati pemiliknya yang seorang karyawan swasta di Jakarta,.mungkin rumah itu di ambilnya hanya untuk investasi saja. “Sudah ahhh Bang, aku gak bisa bernafas nih” kataku berusaha melepaskan kulumannya. Ia tampaknya tulus memberikan bantuan tenaga dan juga mau menemani putriku yang tanpa pamrih itu. Aku tahu itu bang Roji lalu membuka pintu dan lalu memberinya handuk karena percikan hujan membuatnya tubuhnya basah. Namun dengan alasan bahwa suamiku menunggu dirumah aku pun menolaknya dengan halus dan pamit pulang.




















