Sari juga menyeringai melihat senyuman saya itu.“Masak dada Sari sebesar itu, nampaknya kok tidak ya?”
“Benar kok Pak, Sari tidak bohong,” jawabnya merajuk. Bokepindo Kuingatkan Dessy supaya tidak lupa memberikan Sari uang dan memanggilnya untuk masuk kerja. Setelah berbasa basi dengan bertanya beberapa hal yang sifatnya formil, saya mulai bertanya beberapa hal yang peka, sebab demikian bernafsu aku rasakan hingga suara saya agak gemetar, namun malah yang kulihat Sari jadi tersenyum melihat styleku.“Sari keberatan tidak bila saya bertanya beberapa hal yang sifatnya pribadi, sebab jadi tangan kanan Bapak, pastinya Bapak juga ingn tahu beberapa hal pribadi kamu.”
“Tentu saja bisa Pak, silahkan Bapak bertanya apa saja.”Saya menelan ludah mendengar jawaban Sari yang menantang itu. Sari menggigit bibirnya seraya tangannya memegang pantatku, tidak tahu ingin menahan atau terlebih mendorong, yang tentu kontolku dengan perlahan berhasil




















