Ini adalah kali pertamaku akan bertemu langsung dengannya, karena ketika aku baru masuk ia sedang tugas di luar kota dan baru pulang kemarin sore. “oohhkkk….Pak…jangan siksa saya kayak gini Pak….uuuhhkk….” vaginaku makin terasa banjir “tolong Pak…saya mohon berhenti!” aku mulai merengek agar pak Herman menghentikan aksinya.Aku menggerakkan bola mataku ke bawah sana melihat pria itu membenamkan wajahnya di antara kerimbunan bulu-bulu vaginaku, matanya yang nanar bertemu dengan pandangan mataku. Indo bokep Darahku terasa menggelegak, jantungku berdegup keras. Uuhhk….ayo jawab!!” tanyanya lagi sambil mencucukkan jarinya ke dalam liang kenikmatanku hingga tubuhku otomatis tersentak dan terasa seperti disengat listrik..“memek saya Pak…aahh!”“Kamu itu apa Lus?” tanyanya lagi dekat kupingku“saya…saya pelacur pak..oohh…” entah setan dari mana tiba-tiba aku menjawab semua pertanyaannya dan begitu pasrah direndahkan olehnya.Aku semakin terangsang ketika satu lagi jarinya menyelinap masuk ke vaginaku“oohh yeaahh…hhmm…”




















