Aku menurut aja melangkah ke lift yang membawaku ke kamar itu.Ketika kutekan bel dengan perasaan aneh dan penuh tanda tanya, akhirnya bu Anggi keluar sambil tersenyum manis ke wajahku.“Maaf ya Jul, aku berubah pikiran dengan mengajakmu makan di dalam kamar aja. sementara tangan kirinya melingkar dileherku dan tangan kanan nya membuka kancing bajuku.Permainan ciumannya yg semakin dalam, aku lantas mengeluarkan jurus-jurus ciuman yg ku tau selama ini. Bokepindo dan huup. kita ngobrol-ngobrol kamu mau pesen makanan apa Jul?”, kata Bu Anggi sambil menarik membawaku ke kursi.“Ngak usah gugup gitu dong” celetuk bu Anggi melihat tingkahku“Ngak sih bu, cuma aku sebetulnya ngak percaya aja di ajak makan bareng di sini.




















