Suti tersenyum setiap kali aku memanggilnya Bu ne. Bokepindo Sampai aku sudah meloighat ibu melepaskan pakaiannya. “Mas jangan pernah lakukan ini pada ibu ya?” ulangnya lagi. Lalu Suti pun menirukan kelakukan ibu kepada ayah kami. Orangtua Amir sangat senang. “Ayo sudah. Tak pernah terpikir, aku akan punya anak. Ibu saja yang mas bawa,” katanya mereajuk. Aku diam saja dan kembali menutup mataku. Mas kenapa tidak menyayangiku lagi, tanya Suti sepulang sekolah. Aku sudah semakin memuncak dan aku juga tak mampu bergerakpelan. Suti pun meludahkan maniku dari mulutnya. Kami memasukkannya ke dala perut perahu. Ayah pun dengan busung dada sangat bangga dikatakan demikian.Duabulan setelah itu, giliran Suti melahirkan.










