Kukecup keningnya dengan lembut. Bokepindo Sampai akhirnya ia menyemburkan spermanya kembali di dalam vaginaku, hari itu aku betul-betul puas. Kukecup keningnya dengan lembut. “Ehmm penis ini enak banget..” aku menggumam. Tampak Rino bingung akan berkata apa, mungkin karena kaget ia diperlakukan seperti itu oleh mamanya, sampai akhirnya ia menganggukkan kepalanya. Aku semakin terhanyut dengan permainanku sendiri sampai aku tidak sadar kalau Rino sudah terbangun dan melototiku, tampangnya menyiratkan sejuta pertanyaan. Mungkin karena dipikirannya hal tersebut sudah lumrah. Ketika aku ingin menyelimuti dirinya secara tidak sengaja aku melirik ke arah celana pendeknya, terlihat kemaluannya tercetak di celana pendeknya, melihat pemandangan itu aku semakin meneguk ludah, kupandangi lagi wajah anakku yang semakin terlihat mirip dengan papanya, kemudian kupandangi lagi kemaluannya, aku semakin ragu.Tapi entah setan darimana, tiba-tiba aku mempunyai keberanian.




















