kamu memang benar-benar cantik Sar..” kata Tante Dasha. rasanya jadi makin geli apalagi ketika lidah Tante Dasha memancing lidahku, sehingga aku tidak tahu kenapa, secara naluri jadi terpancing, sehingga lidahku dengan lidah Tante Dasha saling bermain, membelit-belit, tentu saja aku jadi semakin nikmat kegelian.Kemudian Tante Dasha mengangkat wajahnya dan memundurkan badannya. Bokepindo Tantee.. Tante Dasha menjulurkan lidahnya, lalu dijilatnya klitorisku,“Aaahh..” tentu saja aku menjerit keras sekali, aku merasa seperti kesetrum, karena ternyata itu bagian yang paling sensitif buatku. Selain cantik, Tante Dasha memiliki tubuh yang langsing, namun padat dan seksi.Kejadian ini bermula ketika liburan semester, waktu itu kedua orang tuaku harus pergi ke Madiun karena ada perayaan pernikahan saudara.Karena aku dan Tante Dasha cukup dekat maka aku minta kepada ibuku untuk menginap saja di rumah Tante Dasha yang tidak jauh dari rumahku




















