Aku hanya menoleh sebentar dan tersenyum.Ku angkat tubuh Gisell yang lemas tak berdaya itu ke kamar ku lagi. Bokepindo “Saya temani disini saja.”“Ya enggak dong, mas. Ku jilati tiap senti kulitnya yang putih dan halus tersebut. Gisell juga mengantarkanku ke kamar tamu yang bisa kugunakan untuk beristirahat sampai matahari terbit beberapa jam lagi.Segera saja ku baringkan tubuhku yang aktif dari pagi kemarin. Sedangkan aku? Aku sudah menelpon tukang derek supaya mobilku bisa diangkut ke bengkel.”“Iya, mbak sama-sama. Siapa tau besok malah banyak rejekinya.” Hiburku seadanya. Setelah lampu dalam mobil ku hidupkan, barulah ku bisa melihat dengan jelas wanita cantik yang sedang duduk disebelahku ini.Tubuhnya cukup proporsional, dengan rambut hitam panjang sepunggung, celana jeans hitam ketat dan kaos putih yang ditutupi jaket coklat terlihat serasi dengan wajah manisnya.




















