Aku mengarahkan ciuman aku ke pipinya, lagi-lagi dia cuma diam. Bokep Iseng-iseng aku mencoba memeluk dia. kami berjalan melewati lobby hotel, terlihat beberapa wanita cantik yg berpakaian seronok.“Wah… adik aing udah berontak nih…” kata aku yg dilanjuti dengan tertawa teman-teman aku. Memang teman aku ini tutur bahasanya sangat sopan dan halus.Tapi kami-kami ini semuanya terlihat sopan dan polos lho. Aku sendiri telah bercanda kemana-mana dengan si Dian, kadang tersenggol buah dadanya yg montok, kadang aku meletakkan tangan aku di pahanya yg mulus.Habis hampir dua jam bernyanyi, aku memperhatikan Diah berjalan keluar.




















