Ia mengerang kenikmatan. Aku juga dapat sebenarnya. Bokepindo Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia. Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. Benar-benar butuh refresment hari itu. “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. Ini yang kusukai dari cewek-cewek itu. Dan sekarang kejadian lagi. Tapi entah mengapa hatiku (Sebagian temanku bilang aku tidak punya.. Sudah capek aku menasehatimu, tapi kelakuannmu tidak juga berubah.”
“Okay Fel, Thanks and sorry for every trouble you got,” kataku sambil bediri, bersiap untuk pulang.Ketika melewatinya ia menangkap tanganku. dengan dada berukuran 34B. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam.










