Mungkin.,,,,,,,,,,,,,,, Sementara itu aku merasakan gelombang pasang surut klimax mulai menerpa ku kembali, kali ini aku harus bisa menahanya, aku menatap wajah anakku yang ternyata mungkin tidak lama lagi akan orgasme, aku rasakan penisnya mulai berdenyut kuat di dalam vaginaku yang siap untuk menyemprotkan cairan putih pekatnya.Secepatnya aku tegakan badanku dan aku peluk Anakku sedekat dan serat mungkin dengan melingkarkan tanganku dilehernya dan kakiku melingkar erat di pinggangnya, seiring dia tetap melakukan penetrasi penetrasi liarnya terhadap diriku kedalam vaginaku tanpa mengenal rasa ampun. Yang pastinya menjadi seseorang yang terindah di dalam hidupnya. Bokepindo Kenikmatan yang kurasakan ini membuatku mulai mengeluarkan suara rintihan – rintihan keras, dan lupa diri bahwa aku adalah ibu kandung dari anaku, aku seperti menuju kepada suatu tempat yang sangat liar sebagaimana aku pergi kepada suatu bintang yang terlihat




















