Jo… kamu…”, desahku nikmat.Joko tersenyum penuh kemenangan, membuatku sedikit jengkel juga, tapi hanya sebentar, karena rasa nikmat langsung melandaku ketika Joko mengulangi gayanya kemarin,ia memeluk pinggangku, dan menarikku berdiri. Non Cindy sendiri kan yang minta? Bokepindo Tapi bukan itu yang harus kupikirkan, maka aku melihat ada apa dengan selangkanganku.Ternyata pak Mamang sedang menyendoki lelehan sperma yang bercampur cairan cinta yang mengalir keluar dari vaginaku, dan ditadahi dengan piring kecil tadi.Aku hanya diam menahan nikmat, ketika sendok kecil itu mengorek-ngorek vaginaku dengan lembut, seolah menyendoki cairan cintaku dan sperma-sperma dari Joko dan Bejo.Setelah cukup lama, mungkin setelah vaginaku sudah tak terlalu becek lagi, pak Mamang berkata,“Non Cindy, non suka peju ya? Aku menggelengkan kepala tak habis pikir, bisa-bisanya ada pembantu plus sopir yang memakai tubuh anak majikannya.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Aku yang masih belum sadar betul,terkejut




















