Kamipun pergi ke lantai di atas, dan menuju toilet.Aku berencana untuk bermesraan dengan dia di sana. “Iya Mas.. Bokepindo Kasihan, pikirku.Mungkin dia akan syok berat bila tahu aku baru saja menyetubuhi istrinya yang cantik itu. Mungkin dia sudah dengar kabar akan ke-playboyanku di kantor.“Ok saya tinggal dulu ya Pak Arief.. “Kalau nggak ketahuan gimana.. Kadang nggak.. Uh.. Ketika aku mencari Santi dengan pandanganku, dia juga sedang mencuri pandang padaku sambil tersenyum. “Malam Lia” balasku. Khan Santi tadi udah bilang.. I’ve been looking for you” “Sorry man.., I had to go to the restroom. Aku sudah ingin menikmati kehangatan tubuh wanita istri bawahanku ini. Kuoles- oleskan sisa-sisa cairan dari kemaluanku ke seluruh wajahnya. Kasihan sekali pikirku. Tangannya sibuk meremas-remas buah zakarku sementara lidahnya menjilati batang kemaluanku. Oh.. Saya hanya berniat membantu kok” jawabku




















