Jadi bagiku sungguh tepat momentum yang kudapatkan untuk menculiknya. Miranda yang mandiri ini memang hidup jauh dari Ayahnya di Surabaya. Bokepindo “Bentar.. Dalam masa penculikan itu, Miranda mulai ketagihan dan tidak jarang dia yang mulai meminta.“Mas Dony.. Praanngg!!”Lamunanku buyar saat kulihat Miranda meronta-ronta hingga kakinya menendang gelas wineku hingga terjatuh dan pecah!“Crreett..”Lakban yang menutup matanya aku lepas. He he he perlu modal juga nich untuk pe de ka te sehingga diam-diam aku bisa setiap hari menelponnya untuk ikut main valas.Pada suatu kesempatan yang baik, aku berhasil mengundangnya makan siang, keluar sebentar dari kantornya. Sebagai seorang eksekutif, jam kerjaku lebih fleksible. Ibunya sudah wafat 5 tahun yang lalu dan Ayahnya kawin lagi.Miranda mengontrak di salah satu rumah susun yang cukup representatif di kawasan Benhil.




















