Mas cari lilin dulu” Kataku berusaha menenangkannya sambil memegang tangannya. Bokep Aku masih perawan, mas.” Bisiknya sambil sesenggukan. Aku mandi di kamar mandi belakang.” Dian pun mengangguk. Beberapa jam kemudian sampailah aku di gang rumahku. Dian menjerit dan memelukku. Kugendong ia ke kamar, dan malam itu, ditemani hujan deras yang turun sepanjang malam, kembali ku”perkosa” Dian. Disembunyikannya wajahnya yang terlihat semakin menikmati perkosaan ini. Percayalah, mas bertanggungjawab. Tertutup jaketpun buah dadanya masih begitu membentuk. Dian mendorongku pelan, dan berbisik “mas, bener kan mau bertanggungjawab?” “Ya, sayang” Jawabku. Kupercepat ayunanku, sampai akhirnya aku tidak lagi dapat menahan diri untuk menyemburkan air maniku di dalam liang vagnya.




















