Rene tak menghiraukan pertanyaan orang- orang di sekitarnya, memegangi bahu Rena yang terguncang dan membuka pintu mobil.“Kamu sih, keluar duluan. Indo bokep aku..’ Rene menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidurnya, matanya merawang menatap langit- langit kamarnya. Remote TV itu masih dalam genggamannya.“Kaakk..!!” Rena memegang pundak kakaknya, merayu-rayu supaya kakaknya bersedia mengatakan janjinya. “Ren, kakakmu kumat tuh..”. Rene membanting C35-nya ke lantai, memandangi sejenak serpihan- serpihan mesin itu berpencaran ke segala arah. “Ada apa?” “Ngga pa-pa.. Tanpa dapat ditahannya, Rena tertawa, “Ihh.. Sinar bulan tampak menyentuh kisi-kisi jendela kamar kecil itu. Rene membelokkan mobilnya dengan gerakan seminimal mungkin, berusaha tidak mengubah posisi kepala Rina yang berada di pangkuannya.




















