Bahkan kali ini ia lebih menyeramkan dari mak lampir.CIIAAT!!PLETAK!!BAAG!!BUUG!!BAAK!!KO!! “Bram aku mandi dulu, ya.Badanku lengket banget nih, gak enak rasanya.”“Lah baru jam 10 pagi kok mandi lagi?” tanyaku heran.“Aku tadi pagi bangunnya kesiangan jadi gak sempet mandi sama sarapan.” jawabnya santai.“Astaga Nit, penyakit jorok-mu dari dulu sampai sekarang kagak sembuh-sembuh.”“Ya namanya juga kesiangan, lagian meskipun aku gak mandi aku tetep harum dan cantik. Indobokep Aku hanya bisa meringis sambil mengikuti langkahnya.Aku sangat yakin kalau saat ini pasti ada puluhan mata yang tertuju ke arahku. “Dasar mak lampir.” gerutuku.“Upss!” aku yang keceplosan langsung buru-buru menutup mulutku.“Kamu tadi bilang apa Bram barusan?” tanyanya padaku sambil tersenyum manis kepadaku namun auranya terlihat sangat menyeramkan.“Eng… Enggak Nit aku gak bilang apa-apa kok.” jawabku ketakutan.“Kamu tadi bilang aku kayak mak lampir kan.” Serunya dengan mata melotot menatap




















