Sambil nonton kami ngobrol dan bercanda panjang lebar. “Aduh… Her, jahat kamu ah, ohhh.. Bokepindo Ci Mei Fang berkata, “Kalian bertiga pernah nggak melakukan kayak tadi?”
Kami semua menggeleng, “Belum Ci, emang Cici pernah?” tanyaku. Ternyata orangnya ramah dan enak diajak ngomong sampai obrolan-obrolan yang agak nyerempet. Setelah kami mengelilinginya dia berkata, “Mau nggak kalian Cici ajarin supaya jadi pria dewasa?”
“Hah, maksud Cici apa?” tanya Erwin pura-pura tidak mengerti. Berhubung rumahnya jauh maka besoknya, sehari sebelum berangkat kami bertiga dengan mobilnya Steven pergi ke rumahnya memberitahu sekalian membeli keperluan besok.Sesampai di sana, ternyata di rumah hanya ada kakaknya, Mei Fang yang membukakan pintu untuk kami. “Kok Cici nggak ikut, kan boring di rumah sedirian, Ci?” tanya Erwin.




















